8 Maret 2010

Hutanku Ga Perawan Lagi



TJ










raung bull doseer gemuruh pohon tumbang, berpadu dengan jerit isi rimba raya.........
Sepenggal lirik dari I Fals tersebut sangatlah menyentuh hati tat kala kita melihat alam yang berada disekitar kita tepatnya di seputar sintang telah dibabat musnah demi untuk keuntungan seseorang atau golongan.apakah pemerintah tutup mata?

Dengan gundulnya hutan maka seringkali disintang dan sekitarnya jika terjadi musim hujan maka terjadi juga banjir. hal ini disebabkan karena daya serap hutan tidak dapat lagi menyerap air tanah dengan baik.

Dengan adanya penebangan hutan yang tidak diikuti dengan tindakan reboisasi tersebut siapakah yang diuntungkan? masyarakat setempat? pekerja? pemerintah? semua untung namun hanya sesaat sedangkan rugi yang diderita berkepanjangan, pihak lain mengeruk hasil hutan dan menjualnya lebih untung berkali-kali lipat.

Miris bukan melihat hutan yang dulu perkasa dan lebat beserta segala isinya kini tinggal onggokan tunggul yang muncul diatas tanah. semuanya musnah, termasuk kahidupan yang bernaung didalam hutan itu sendiri. hendaknya ada pihak-pihak yang terkait yang memperhatikan permasalahan tersebut, minimal tindakan yang dilakukan adalah melakukan reboisasi sehingga adanya tunas baru bagi hutan tersebut sehingga ekosistem yang berada pada hutan tidak menjadi punah...
semoga...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tinggalkan ID...