
TJ
Upaya Pengembangan Minat Baca
oleh Yahya Ristanto Bangun, S.H
oleh Yahya Ristanto Bangun, S.H
Informasi memiliki peranan penting dalam kehidupan manusia. Informasi merupakan bahan amat vital untuk mencapai kemajuan dan sukses dibidang politik, ekonomi dan kebudayaan. Oleh karena itu masyarakat perlu dimotivasi agar senang dan biasa membaca. Upaya pengembangan minat baca secara berkesinambungan memang perlu selalu ditingkatkan agar terbentuk masyarakat
yang berbudaya membaca.
Upaya pengembangan minat baca ini terutama bertujuan:
1).Untuk mendorong minat dan kebiasaan membaca agar tercipta masyarakat yang berbudaya membaca;
2).Untuk meningkatkan layanan perpustakaan;
3).Untuk menciptakan masyarakat informasi yang siap berperan serta dalam semua aspek pembangunan.
Upaya pengembangan minat baca terdiri atas kegiatan-kegitan antara lain:
1).Peningkatan promosi perpustakaan dan kebiasaan membaca;Peningkatan promosi ini bertujuan mengajak masyarakat untuk berperan serta dalam berbagai kegiatan, antara lain:
a). Distribusi brosur dan poster tentang peningkatan minat baca keseluruh Daerah;
b). Pemasyarakatan perpustakaan lewat konferensi pers dan media masa;
c). Penyelenggaraan seminar dan temu karya pengembangan perpustakaan dan kebiasaan membaca
2).Kampanye pengumpulan buku; Salah satu kendala yang dihadapi oleh perpustakaan adalah keterbatasan anggaran pengadaan bahan pustaka. Maka dalam hal ini perlu digalakkan sebagai upaya untuk mengumpulkan buku dari para dermawan. Buku-buku tersebut dikirimkan keperpustakaan-perpustakaan sekolah dan perpustakaan umum yang berada didaerah terpencil.
3).Lomba perpustakaan; Tujuan kegiatan yang utama adalah memotivasi pengelola perpustakaan agar meningkatkan layanan sehingga dapat mempercepat tercapainya masyarakat berbudaya baca.
4).Lomba membaca; Tujuan lomba ini mempercepat tercapainya kebiasaan membaca diantara pemakai jasa perpustakaan. Lomba ini terdiri dari atas lomba membuat anotasi dan ringkasan buku, penelitian atas minat dan kebiasaan membaca, dan wawancara untuk mengetahuik minat dan kebiasaan membaca peserta lomba.
5).Peningkatan pelayanan perpustakaan; Tujuan yakni untuk mefasilitasi para peminat baca bagi seluruh daerah, sehingga nantinya para peminat baca diharapkan memperoleh sumberdaya manusia yang memadai.
6).Memilih pustakawan teladan;Pemilihan pustakawan tersebut didasarkan pada berbagai kriteria antara lain; pendidikan formal, diklat yang pernah diikuti, prestasi kerja maupun hasil karya mereka.
7).Pengembangan minat baca disekolah; Tidak dapat disangsikan lagi bahwa penanaman kebiasaan membaca harus dimulai pada usia muda. Tidak dapat disangsikan pula bahwa sekolah merupakan tempat yang sangat tepat untuk memupuk minat dan kebiasaan membaca bagi anak-anak. Oleh karena itu upaya pengembangan minat dan kebiasaan membaca juga diadakan disekolah-sekolah.
8).Penyelenggaraan riset minat baca; Mengingat bahwa minat dan kebiasaan membaca mempunyai peranan penting bagi pembentukan kepribadian seseorang serta sebagai motor bagi kemajuan masyarakat, maka pusat pembinaan perpustakaan perlu menyelenggarakan penelitian terhadap perkembangan minat dan kebiasaan membaca di masyarakat. Tujuan penelitian yang utama adalah mengidentifikasikan perkembangan minat dan kebiasaan membaca dikalangan masyarakat agar dapat memperbaiki dan meningkatkan mutu koleksi dan layanan perpustakaan kepada masyarakat.
9).Penyelenggaraan proyek perintis layanan terpusat di perpustakaan. Proyek perintis ini memiliki dampak (pengaruh) yang positif dalam menanamkan dan mengembangkan minat dan kebiasaan membaca di kalangan murid, guru, maupun masyarakat.
yang berbudaya membaca.
Upaya pengembangan minat baca ini terutama bertujuan:
1).Untuk mendorong minat dan kebiasaan membaca agar tercipta masyarakat yang berbudaya membaca;
2).Untuk meningkatkan layanan perpustakaan;
3).Untuk menciptakan masyarakat informasi yang siap berperan serta dalam semua aspek pembangunan.
Upaya pengembangan minat baca terdiri atas kegiatan-kegitan antara lain:
1).Peningkatan promosi perpustakaan dan kebiasaan membaca;Peningkatan promosi ini bertujuan mengajak masyarakat untuk berperan serta dalam berbagai kegiatan, antara lain:
a). Distribusi brosur dan poster tentang peningkatan minat baca keseluruh Daerah;
b). Pemasyarakatan perpustakaan lewat konferensi pers dan media masa;
c). Penyelenggaraan seminar dan temu karya pengembangan perpustakaan dan kebiasaan membaca
2).Kampanye pengumpulan buku; Salah satu kendala yang dihadapi oleh perpustakaan adalah keterbatasan anggaran pengadaan bahan pustaka. Maka dalam hal ini perlu digalakkan sebagai upaya untuk mengumpulkan buku dari para dermawan. Buku-buku tersebut dikirimkan keperpustakaan-perpustakaan sekolah dan perpustakaan umum yang berada didaerah terpencil.
3).Lomba perpustakaan; Tujuan kegiatan yang utama adalah memotivasi pengelola perpustakaan agar meningkatkan layanan sehingga dapat mempercepat tercapainya masyarakat berbudaya baca.
4).Lomba membaca; Tujuan lomba ini mempercepat tercapainya kebiasaan membaca diantara pemakai jasa perpustakaan. Lomba ini terdiri dari atas lomba membuat anotasi dan ringkasan buku, penelitian atas minat dan kebiasaan membaca, dan wawancara untuk mengetahuik minat dan kebiasaan membaca peserta lomba.
5).Peningkatan pelayanan perpustakaan; Tujuan yakni untuk mefasilitasi para peminat baca bagi seluruh daerah, sehingga nantinya para peminat baca diharapkan memperoleh sumberdaya manusia yang memadai.
6).Memilih pustakawan teladan;Pemilihan pustakawan tersebut didasarkan pada berbagai kriteria antara lain; pendidikan formal, diklat yang pernah diikuti, prestasi kerja maupun hasil karya mereka.
7).Pengembangan minat baca disekolah; Tidak dapat disangsikan lagi bahwa penanaman kebiasaan membaca harus dimulai pada usia muda. Tidak dapat disangsikan pula bahwa sekolah merupakan tempat yang sangat tepat untuk memupuk minat dan kebiasaan membaca bagi anak-anak. Oleh karena itu upaya pengembangan minat dan kebiasaan membaca juga diadakan disekolah-sekolah.
8).Penyelenggaraan riset minat baca; Mengingat bahwa minat dan kebiasaan membaca mempunyai peranan penting bagi pembentukan kepribadian seseorang serta sebagai motor bagi kemajuan masyarakat, maka pusat pembinaan perpustakaan perlu menyelenggarakan penelitian terhadap perkembangan minat dan kebiasaan membaca di masyarakat. Tujuan penelitian yang utama adalah mengidentifikasikan perkembangan minat dan kebiasaan membaca dikalangan masyarakat agar dapat memperbaiki dan meningkatkan mutu koleksi dan layanan perpustakaan kepada masyarakat.
9).Penyelenggaraan proyek perintis layanan terpusat di perpustakaan. Proyek perintis ini memiliki dampak (pengaruh) yang positif dalam menanamkan dan mengembangkan minat dan kebiasaan membaca di kalangan murid, guru, maupun masyarakat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Tinggalkan ID...